Perlu kah Wedding Organizer (WO) ? Sebelum pilih WO, baca ini dulu!

Seperti Post-post sebelum ini, kalian pasti tau, kalau aku udah nikah! YEAY! *fiuh

Awal Pertimbangan memilih WO? <– AWALNYA YA!!
– Ga mau repot
– Tidak bisa mengurus sendiri (waktu dan tempat)
– Pengen wedding impian

Kenapa ga bisa mengurus sendiri?
Singkatnya, karena aku tidak tinggal di Yogya (nikahannya di Jogja).
Aku asli Bontang (Kaltim), Ortu dan saudara tinggal disana. Tapi, aku dan calon suami saat itu tinggal di Jepang (kerja, ga mungkin PP Indonesia buat nyiapin).

Kenapa ga mau repot?
Menurut pengalaman kakak ke-3, nikahan dengan urus sendiri itu repot banget, hari-H ortu ga bisa rileks, keluarga ga bs beramah tamah, sibuk ngurus ini itu, dan yang terpenting Ngerepotin keluarga yang jadi panitia.

Wedding impian?
Well, menurut logika ya. WO kan profesional, udah nangani banyak wedding, jadi bisa lah ya buat wedding impian dan ngewujudkan yang kita inginkan sesuai bugdet kita. HARUSNYA sih ya

Dari Pengalaman memilih WO, kerja sama WO, dan diskusi dengan pengalaman orang lain. Aku simpulkan:

  • Proposal setiap WO mengenai harga pernikahan bisa di negosiasi dengan budget yang kalian punya dan harusnya WO yang kalian pilih bisa mewujudkan dengan maksimal. Karena kita sudah bayar WO yang tidak sedikit (berapapun harga yang kita bayar)
  • WO akan memberikan list rekomendasi vendor-vendor dan mengkoordinasikan antar vendor sebelum hari-H
  • Walau semua di urus WO, kamu TETAP harus melibatkan keluarga sebagai seksi A-Z (aku pikir semua di handle WO, tp ternyata tidak)
  • Paling utama, Tanya Keluarga, apakah mereka setuju dengan WO atau tidak. Karena Indonesia masih bersifat kekeluargaan.

Plus!!
Apabila kalian mengharapkan semua 100% dikerjakan oleh WO dan kalian hanya akan mereview dan memberi masukan saja, kalian harus menyiapkan uang lebih dari 500 jt kayaknya :))
Ini yang saya rasakan, karena saya nikahan ga pake budget unlimited, jadi rasanya kayak gimana yaa.. hmmm kayak semuanya tetap harus kami kerjakan sendiri :))

Akhirnya??
Berjalan dengan lancar!!
Keluarga juga tidak perlu repot membenahi dan mengurusi bekas-bekas pernikahan. Setelah nikahan pun, aku, suami dan teman-teman yang datang dari Jepang, masih bisa jalan-jalan di JOGJA ^^

Begitulah sekilas pengalaman dan yang saya ambil pelajarannya saat saya menggunakan Wedding Organizer untuk pernikahan antara saya dan Yoshi yang melibatkan 2 budaya yang sangat berbeda ^^

Salam,
Queen-Bee


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s